Minggu, 03 Juli 2011

Komunitas Sepeda Minta Lajur Sepeda Ditambah




Setelah lajur sepeda Taman Ayodya-Blok M sepanjang 1,4 kilometer diresmikan pada 22 Mei silam, menyusul kemudian diresmikannya lajur sepeda di Kepulauan Seribu, kini komunitas sepeda berharap agar rute lain dapat segera direalisasikan juga. Mengingat lajur yang ada saat ini hanya memiliki rute pendek dan belum bersinergi dengan lajur yang digunakan oleh komunitas sepeda setiap harinya.
Ketua Umum Bike to Work (B2W) Indonesia, Toto Sugito, mengatakan pihaknya telah memiliki masterplan mengenai lajur sepeda di Jakarta. Lajur yang sudah direncanakan yakni Lebakbulus-Pondokindah-Pakubuwono-Universitas Moestopo-Sudirman. "Masterplan-nya sudah jadi. Kita juga sudah bicarakan dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta," kata Toto, Minggu (3/7).

Ia berharap dalam pembangunan lajur sepeda ke depan, harus mengacu pada masterplan yang telah dibuat. Sebab, masterplan yang ada juga telah disetujui Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. Ia juga berharap agar lajur sepeda dapat dibangun di bantaran kali, termasuk juga di sepanjang bantaran Kanal Banjir Timur (KBT).

Sebelumnya, Walikota Jakarta Selatan, Syahrul Effendi, juga mengusulkan adanya lajur sepeda di sepanjang Kanal Banjir Timur dan di bawah jalan tol Cililitan-Tanjungpriok. Mengingat, pecinta sepeda kini jumlahnya terus bertambah. Syahrul yang juga menjabat Ketua Komite Sepeda Indonesia (KSI) mengatakan, usulan adanya lajur sepeda juga sudah dimasukkan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2010-2030. “Embrionya memang dari Jakarta Selatan, tapi kami juga ingin memfasilitasi para pesepeda di wilayah lain,” ujarnya


SUMBER : BERITA JAKARTA

Ratusan Desa di Lebong Belum Miliki Peta

Sebanyak 136 desa yang tersebar di 13 kecamatan Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, tidak memiliki peta untuk menggambarkan secara spesifik tata ruang. "Desa-desa di Lebong tidak memiliki peta, yang ada sekarang baru sebatas denah desa," kata oordinator Pelaksanaan Pemetaan Partisipatif LSM Kelopak Kabupaten Lebong, Arafik Tresno, Ahad (3/7).

Selama ini masyarakat Kabupaten Lebong masih menggunakan sket dan denah untuk menggambarkan kondisi desa mereka, sehingga hal ini sering memicu konflik tapal batas. Selain itu konflik pengesahan pembayaran pajak, tumpang tindih administratif, dan masih banyak lagi masalah lain akibat tidak adanya peta desa secara benar.

Mengingat pentingnya peta desa, LSM Kelopak bersama masyarakat akan membuat peta dalam bentuk digital. Kelopak akan melatih masyarakat bagaimana cara membuat peta, mengoperasikan beberapa perangkat, dan cara membaca peta.

Kelopak menargetkan pada 2013 setidaknya 50 persen desa di Kabupaten Lebong telah memiliki peta digital, untuk saat ini baru dua desa yang akan dijadikan desa percontohan yakni Desa Kotabaru Santan dan Desa Tik Teleu, Kecamatan Pelabai.

"Dari dua desa ini akan kita buat peta, selanjutnya kita akan melatih masyarakat setempat bagaimana teknis pembuatan peta, selanjutnya juga akan mendorong masyarakat yang sudah mendapat pelatihan nanti untuk dapat mengajari masyarakat desa-desa yang lain," terang Arafik.

Ia berharap dengan adanya peta desa masyarakat mempunyai hak tata kelola kawasan pedesaan dengan benar. Peta digital yang akan dibuat Kelopak bersama masyarakat dalam program pemetaan partisipatif ini nantinya, tidak hanya menggambarkan sebaran penduduk, tetapi akan dihasilkan beberapa peta secara spefisik.

"Dari penggunaan global positif system (GPS), kita bisa membuat beberapa peta seperti peta sebaran hewan ternak, burung liar, pemukiman, areal persawahan, perkebunan, dan lain-lain," tambahnya.

Diharapkan pemerintah daerah dapat membantu pihaknya dalam melaksanakan program ini dengan baik, mengingat tidak hanya Kabupaten Lebong, tetapi juga desa-desa lain yang belum memiliki peta seperti di Pulau Enggano Kabupaten Bengkulu Utara, dan beberapa kabupaten lain.

SUMBER : REPUBLIKA

KAWASAN HUTAN SUMATERA

Kantor-kantor


Lihat JAMBI PROVINCE GOVERMENT di peta yang lebih besar
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Jaringan Jalan

Jaringan Jalan

TERAKHIR DI UPDATE GOOGLE

Kebun Mangrove

Kebun Mangrove

Struktur Sungai

Struktur Sungai

POLA RUANG SUMATERA

POLA RUANG SUMATERA